Love has No Reason
Yap, hello readers!
Kali ini saya mau bahas “Love” ya.. kenapa? Pagi ini, Mr.Johnny ngajarin gimana mengungkapkan pendapat dan apakah kita termasuk dalam pro atau kontra. Dan salah satu tema yang akan diperdebatkan adalah “Love has No Reason”
Banyak yang pro, banyak juga yang kontra.. (kalo aku ada di pihak pro, bro. Wakakaka =D)
Aku setuju karena menurutku emang cinta itu gak butuh alasan, right?
“Love has no reason, question and answer. Love is a mystery. It happens”
Karena apabila Cinta membutuhkan alasan, when the reason is lost, the love will lost too. So, We don’t have love anymore. Huhuhu (T.T)
Semisal nih, aku cinta dia karena dia kaya. Gimana kalo suatu saat tiba-tiba dia miskin? Alasan yang buat aku cinta sama dia udah hilang, otomatis cintaku bakal hilang juga. Karena buat apalagi aku cinta dia? Toh udah gaada alasan lagi. Right?
Terus tadi pas debat, banyak juga yang kontra. Salah satunya bilang kalo sebenernya cinta butuh alasan, buktinya banyak juga orang yang matokin kriteria buat calon pasangannya. Eits, tapi pasti nggak ada orang yang se-sempurna kriteria yang diminta kan? Namanya juga manusia, se-sempurna apapun dia tetep bukan yang paling sempurna. Kalo terlalu banyak kriteria dan harus sempurna ya nggak laku-laku dong, orang mana juga yang mau kalo pasangannya nggak nerima dia apa adanya?
Nah kalo dipikir-pikir, orang yang mencintai dengan alasan itu hubungannya nggak bertahan lama. Gimana bisa bertahan kalo satu alasan hilang misalnya, pasti cintanya ikut hilang. Gimana kalo alasannya banyak? Kalo satu persatu hilang kan lama-lama abis juga~
Orang Jawa kan juga bilang nih kalo “Tresna jalaran saka kulino” yang artinya cinta itu datang karena terbiasa. Dari terbiasa aku sama dia, timbul deh perasaan nyaman aman dan tenteram di hati #tsah. Ini bukan berarti “terbiasa” adalah alasan untuk mencintainya. Tapi yang dimaksud adalah cinta ini datang sendiri tanpa diundang, dan aku rasa nggak ada alasan buat cinta hilang karena sudah tidak terbiasa.
“the heart has its reasons of which reason knows nothing” –Blaise Pascal
Nah kalo tadi pagi, Mr.Johnny juga pro sama “Love has no reason” >>> Misalnya ibu saya sedang sekarat (tapi kita nggak tau)*Naudzubillah*. Nah pada saat itu beliau manggil saya berkali-kali. Dan pas udah dateng ke ibu, ternyata nggak ada perlu apa-apa. Begitu pula seterusnya. Tapi saya tidak merasa direpotin ataupun terepotkan. itu karena I love her without a reason. Dan kalo aku cinta sama ibu karena aku tau ibu sedang sekarat, ketika ibu sehat, bagaimana cinta kita pada beliau? Apakah hilang atau pergi kemana?
Cinta itu bukan hanya pada pasangan ya.. and I think that all of Us, need love. And love has no reason. Or maybe “True love has no reason”. So if there is a reason, it won’t be a true love.
We can say that love has reasons which reason can’t understand.
Kali ini saya mau bahas “Love” ya.. kenapa? Pagi ini, Mr.Johnny ngajarin gimana mengungkapkan pendapat dan apakah kita termasuk dalam pro atau kontra. Dan salah satu tema yang akan diperdebatkan adalah “Love has No Reason”
Banyak yang pro, banyak juga yang kontra.. (kalo aku ada di pihak pro, bro. Wakakaka =D)
Aku setuju karena menurutku emang cinta itu gak butuh alasan, right?
“Love has no reason, question and answer. Love is a mystery. It happens”
Karena apabila Cinta membutuhkan alasan, when the reason is lost, the love will lost too. So, We don’t have love anymore. Huhuhu (T.T)
Semisal nih, aku cinta dia karena dia kaya. Gimana kalo suatu saat tiba-tiba dia miskin? Alasan yang buat aku cinta sama dia udah hilang, otomatis cintaku bakal hilang juga. Karena buat apalagi aku cinta dia? Toh udah gaada alasan lagi. Right?
Terus tadi pas debat, banyak juga yang kontra. Salah satunya bilang kalo sebenernya cinta butuh alasan, buktinya banyak juga orang yang matokin kriteria buat calon pasangannya. Eits, tapi pasti nggak ada orang yang se-sempurna kriteria yang diminta kan? Namanya juga manusia, se-sempurna apapun dia tetep bukan yang paling sempurna. Kalo terlalu banyak kriteria dan harus sempurna ya nggak laku-laku dong, orang mana juga yang mau kalo pasangannya nggak nerima dia apa adanya?
Nah kalo dipikir-pikir, orang yang mencintai dengan alasan itu hubungannya nggak bertahan lama. Gimana bisa bertahan kalo satu alasan hilang misalnya, pasti cintanya ikut hilang. Gimana kalo alasannya banyak? Kalo satu persatu hilang kan lama-lama abis juga~
Orang Jawa kan juga bilang nih kalo “Tresna jalaran saka kulino” yang artinya cinta itu datang karena terbiasa. Dari terbiasa aku sama dia, timbul deh perasaan nyaman aman dan tenteram di hati #tsah. Ini bukan berarti “terbiasa” adalah alasan untuk mencintainya. Tapi yang dimaksud adalah cinta ini datang sendiri tanpa diundang, dan aku rasa nggak ada alasan buat cinta hilang karena sudah tidak terbiasa.
“the heart has its reasons of which reason knows nothing” –Blaise Pascal
Nah kalo tadi pagi, Mr.Johnny juga pro sama “Love has no reason” >>> Misalnya ibu saya sedang sekarat (tapi kita nggak tau)*Naudzubillah*. Nah pada saat itu beliau manggil saya berkali-kali. Dan pas udah dateng ke ibu, ternyata nggak ada perlu apa-apa. Begitu pula seterusnya. Tapi saya tidak merasa direpotin ataupun terepotkan. itu karena I love her without a reason. Dan kalo aku cinta sama ibu karena aku tau ibu sedang sekarat, ketika ibu sehat, bagaimana cinta kita pada beliau? Apakah hilang atau pergi kemana?
Cinta itu bukan hanya pada pasangan ya.. and I think that all of Us, need love. And love has no reason. Or maybe “True love has no reason”. So if there is a reason, it won’t be a true love.
We can say that love has reasons which reason can’t understand.

Comments
Post a Comment