HIV/AIDS Caring Ambassador for Teenagers #P3A2k14
"The only real mistake is the one from which we learn nothing" - Henry Ford
Kali
ini, aku nyoba ikut kegiatan baru yang berbau-bau keorganisasian hehe.
Sebut
saja PARPAS. Iya aku dulu juga nggak tau kok. Tapi setelah ikut Pemilihan
Putra-Putri Peduli HIV/AIDS -yang awalnya cuma gara-gara iseng ini- , aku jadi
tau kalo PARPAS itu singkatan dari “Paguyuban Remaja Peduli AIDS Sidoarjo”,
yang berdiri sejak tahun 2008 dengan inisiatif dari KPA Kabupaten Sidoarjo,
Dinas Kesehatan dan beberapa LSM di Sidoarjo.
Parpas sendiri
adalah organisasi yang bergerak di bidang kesehatan sebagai tindakan preventif
kepada para remaja agar tidak terjerumus ke dunia HIV/AIDS.
Dari awal
mula yang iseng daftar, ikut tes tulis –yang mau nggak mau aku harus belajar
banyak sedikit tentang HIV biar bisa jawab soalnya- , tes wawancara (meliputi
minat bakat, keorganisasian, sampe kepribadian), akhirnya Alhamdulillah dan
nggak nyangka lolos 20 besar -_- hehe.
20
besar yang lolos ke tahap selanjutnya (alias finalis), harus ikut karantina di
Kantor Komisi Pananggulangan AIDS Sidoarjo (KPA) selama 2 hari. Dan disana kami belajar banyaaak banget –mulai dari seputar HIV/AIDS sendiri, masalah IMS
(Infeksi Menular Seksual), Keorganisasian, Kepribadian, Public Speaking, sampe Beauty
Class pun kita dapet semuaa :’)
Setalah perjalanan panjang, sampailah di penghujung ajang pemilihan ini, yaitu Grand Final yang dilaksanakan pada Senin, 25 Agustus 2014 di Gedung Rahmatul Ummah Sidoarjo yang dibuka oleh Bapak Bupati. Tapi perjuangan nggak berhenti disini. Setelah parade,kami masih harus jawab pertanyaan -yang dibacakan oleh 5 juri secara bergantian- di atas panggung besar dengan ratusan penonton.
Oh iya, sedikit cerita juga, hehe. Selain nambah temen, disini juga nambah ilmu dari mereka. Dan kebetulan pasanganku ini orang yang hmmm istilahnya udah "ndewo" masalah keorganisasian. Banyak banget yang aku baru tau dari dia. Panggil aja Wiljo -William Johan-. orangnya baik hati dan (mungkin) (sedikit) tidak sombong :p wkwkwk. Eh tapi seriusan baik pol anaknya, pinter dan rela bagi-bagi ilmu buat siapa aja :')
“Pemilihan Putra-Putri? Ntar akhirnya yang
menang jadi Duta dong?”
Kami
ber 20 sudah menjadi duta peduli AIDS. Tapi, di suatu ajang pemilihan pasti ada
1 (pasang) yang paling baik diantara yang terbaik. Dan untuk menjadi Putra
& Putri Peduli AIDS, nggak cuma gitu aja make selempang, tapi juga
ada tanggung jawab yang besar.
So, siapkan diri kalian untuk pemilihan Putra-Putri Peduli HIV/AIDS Sidoarjo tahun berikutnyaaaa! ^^


semangat kakak Duta HIV/AIDS-nya ! dilancarkan juga acara HAS nya :)
ReplyDelete